Buku

Yang Unik dan Menarik

Bupati Kebumen Raih Penghargaan di Ajang iNews Maker Award

Bupati Kebumen H. Arif  Sugiyanto, SH mendapat penghargaan kategori special Award of standing performance di ajang iNews Maker Awards 2022 di gedung iNews Tower Kebon Sirih Jakarta Pusat Kamis (30/6/2022) di tengah berlangsungnya gelaran KIE 2022 sedang berlangsung.  iNews Maker Award tahun ini mengambil tema advancing Dynamic capabilities on Economic reborn. Selain kepala daerah penghargaan juga diberikan kepada para pejabat menteri, pimpinan BUMN,  pimpinan lembaga negara serta untuk pimpinan perusahaan swasta.

Beberapa pejabat Menteri yang hadir yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartanto,  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno, Menteri Perindustrian Agung Gumiwang serta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Atas penghargaan tersebut Bupati mengaku bersyukur bahwa apresiasi yang didapat merupakan bentuk kolaborasi atau kerjasama yang kuat dirinya bersama dengan seluruh Forkopimda beserta jajaran di bawahnya dalam membangun Kebumen. Menurut Bupati pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya untuk menjaga pemerintahan yang stabil.  Adanya pandemi tidak menjadi alasan untuk tidak berkreasi, namun sebaliknya Justru harus berpikir inovasi untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Kebumen. Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan  terima kasih kepada Kapolres Kebumen yang turut membantu dalam semua kegiatan juga komponen Kodim 0709 dan Kajari yang kompak sekali dalam pementasan kemiskinan dan stanting dan juga pada saat pandemi luar biasa kompaknya.

Saat ini kita tahu bahwa dengan pandemi, Kebumen dan juga kabupaten lain terpuruk. Akibat kondisi tersebut ekonomi sangat mengalami ketergantungan terutama UMKM. Alhamdulillah Kebumen sekarang sedang menyelenggarakan Kebumen internasional Expo selama 8 hari. Dari 8 hari tersebut ada artis dari ibukota. "Alhamdulillah dari KIE selama 5 dari 8 hari ini, sudah ada investasi yang masuk di Kabupaten Kebumen sebesar 704 miliar dari target 100 miliar. Jadi hampir 1 triliun,  ya kita targetkan menjadi satu triliun". 

<< Lainnya